Sabtu, 07 Januari 2017

11 Pahlawan Yang Sering Terlupakan Dalam Hidup Kita



Agak telat sebenarnya kalau mau membahas hari pahlawan karena memang bukan bulan November. Tapi mengingat Bank Indonesia baru saja menerbitkan uang baru bergambar pahlawan, saya jadi inign mengupas sedikit soal kepahlawanan dan kisah-kisah heroik mereka yang legendaris. Saya ingin ikut merayakanya kemunculan uang cetakan baru dengan sebuah tulisan.

Sebuah tulisan yang saya buat untuk renungan. Dalam hidup ada beberapa hal yang tidak bisa dicapai tanpa bantuan orang lain. Ada saja permintaan tolong yang kita mohonkan pada orang dengan kemampuan khusus yang kita anggap mereka mampu membantu menyelesaikan masalah.

Peran orang-orang yang membantu kita itu saya samakan dengan peran pahlawan yang selalu datang menolong di saat kita membutuhkan, terlebih di saat kita dalam kondisi buruk yang teramat sangat. Uluran tangan pahlawan kita ini sadar atau tidak mampu mengembalikan senyum di bibir. Meskipun di masa modern nan damai ini pahlawan sudah tidak identik dengan orang berseragam khusus, memanggul senjata dan mengalahkan musuh berbentuk ragawi. Pahlawan yang saya bicarakan lebih banyak membantu kita mengatasi kesusahan dan beban hidup yang terlampau berat tuk dipikul.

Berikut di bawah beberapa jenis pahlawan di zaman modern yang sering kita temui dan sesering itu pula kita lupa jasanya..


Tukang tambal ban

http://3.bp.blogspot.com/-anIUGXI_66Q/VF3Fyfpf-BI/AAAAAAAACkU/y7_zUo4jd84/s1600/fsg.png
Tukang tambal ban via noretz-area.blogspot.com
Percaya atau tidak pahlawan yang satu ini sangat berjasa dikala kita terjerembab dalam kesialan lalu lintas, ban bocor..Yeah, agan rider pasti pernah mengalami pengalaman religious yang satu ini. Kesabaran tingkat dewa memang harus dimiliki terlebih saat harus menuntun motor beberapa kilometer guna bersua seseorang dengan bak plastik hitam dan kompresor oranye.

Bagaimanapun juga pahlawan yang satu ini tetap membutuhkan tanda jasa atau reward berupa lembaran kertas yang sudah dibubuhi tanda tangan Dewan Gubernur Bank Indonesia beserta jajaranya. Di beberapa kota seseorang harus mengeluarkan “sertifikat sakti” tersebut dengan gambar Sultan Mahmud Badarudding II.

Setelah menerima tanda jasa tersebut tersenyumlah lelaki penambal ban tersebut, begitu juga dengan kita, terutama saat dikejar waktu. Bayangin aja gan, masuk jam 7 pagi, eh ban bocor jam 6.45, mana jarak rumah ke kampus jauh pulak.


Penjual bensin eceran

http://1.bp.blogspot.com/-sixTCEfCk_k/VF3GD-CaTzI/AAAAAAAACkc/egzcZ9ulvak/s1600/afaf.png
Tukang bensin eceran via www.pikiran-rakyat.com
Penjual bensin ini juga sangat kita butuhkan jika berkendara larut malam di saat SPBU sudah terbujur di peraduanya atau bahkan di awal pagi saat operator belum menampakan batang hidungnya. Keberadaan penjual bensin eceran tentu menyelamatkan harga diri kita. Bayangin gan kita harus nuntun motor di gelapnnya malam.

Pahlawan yang satu ini juga sudah barang tentu mengharapkan “kerjasama” kita tuk sekedar berbagi rejeki dari Yang Kuasa. Keluarkan sedikitnya Rp 10.000 untuk seliter bensin dan knalpot agan kembali berasap.


Abang Mie dok-dok

http://2.bp.blogspot.com/-AouCbiYRplY/VF3GUjMVXoI/AAAAAAAACkk/E669RIdx7-s/s1600/sb.png
Suatu saat agan ngekos di tempat yang agak terisolir, sedang ngerjain tugas kuliah hingga larut malam. Gemuruh perut sudah menjadi keniscayaan yang tidak dapat dikompromi. Saat semua warung sudah memejam mata, kebingungan mulai muncul, kemanakah langkah akan berlabuh menuntaskan hasrat lapar.

Abang-abang mi dok-dok adalah jawaban yang Tuhan berikan kepada ummatnya yang selalu tabah dalam segala nestapa. Pahlawan yang akan dengan senang hati membakar wajan legendarisnya sembari mengocok telur dan menuang minyak.

Kawan, pada kondisi yang demikian masalah perut seolah sudah 50% teratasi saat kita berucap “bang nasi goreng satu porsi, bungkus, nggak pedes !!”.


Tukang sampah

http://4.bp.blogspot.com/-dslVwlDl_mo/VF3HTT2yX8I/AAAAAAAACk0/s_i5_vcw4Vc/s1600/gfz.png
Tukang sampah via bowosoedadi.blogdetik.com
Mendengarnya saja sudah membuat kita terbayang jelas tumpukan kotoran bau tempat lalat berdugem ajib-ajib. Pasukan kuning nama lainya. Sebuah manifestasi pencitraan dari grobak kuning yang dengan setia mengekor dibelakangnya.

Pahlawan masyarakat yang satu ini tentulah sangat berjasa. Bagaimana tidak, saat orang lain memilih menyingkir atau membanggakan profesi eksklusifnya, pasukan kuning dengan sabar mengangkut kjokenmodinger tiap pukul 4 sore. Mereka biasanya mudah ditemukan di kampung-kampung semi modern.


Pak Ogah

http://1.bp.blogspot.com/-xDuglDb6p0w/VF3HpnmJjiI/AAAAAAAACk8/motaUrVMTp4/s1600/fffff.png
Sebenarnya ini istilah slank yang digunakan untuk menyebut seseorang yang berjasa membantu penyebrangan jalan kita saat padatnya lalu lintas tak menyisakan asa. Mereka juga yang menghentikan laju kendaraan lain saat berada di jeda pembatas jalan, tempat agan sekalian mutar mobil, agan pasti tau lah maksud saya.

Kontrapretasi yang diharapkan biasanya tak lebih dari 2 koin logam bergambar melati. Sembari tersenyum mereka tak jarang berujar “makasih pak haji”.

Pak Ogah banyak ditemui di jalanan kota besar yang ramai, dengan peralatan tempurnya berupa sekelebat bendera wara oranye atau merah, topi pelindung panas dan peluit nyaring.


Tukang sapu jalanan

http://1.bp.blogspot.com/-6b0eN1RGsP8/VF3G-uup_nI/AAAAAAAACks/y4HbAfcM8hU/s1600/sgzg.png
Tukang sapu jalanan via www.radar-karawang.com
Kebayang gak gan kalau profesi yang satu ini punah dari muka bumi? Siapa yang kan membantu kita mempercantik jalanan kota. Memang kebersihan lingkungan juga merupakan tanggungjawab penggunanya, yaitu kita. Namun tak ayal orang macam kita ni gan, prosentase “khilaf”nya lebih sering dari pada “taat”nya. Sampah yang berserakan adalah akibat kealpaan manusia kurang memiliki kearifan lingkungan.


Bapak-bapak / Pemuda ronda

http://2.bp.blogspot.com/-PK5BX7DVWhU/VF3IO6DbN4I/AAAAAAAAClI/89RJYsXUBtk/s1600/fzv.png
Pak Ronda via akumassa.org
Kumpulan ini  umumnya ditemui di pos ronda sedang membagi kartu remi, menonton TV, atau ngobrol sembari menuang kopi atau mengepul asap tembakau dari lintingan kretek.

Merekalah yang dengan sigap menangkap maling dan menyerahkan ke polisi, tentu setelah  memukuli, menelanjangi, menyeret, dan kadang membakarnya, mwhehehe..


Asisten Rumah Tangga

http://4.bp.blogspot.com/-zdNqG5DZhR4/VF3JQA1G_TI/AAAAAAAAClQ/lpUTCJPRbOo/s1600/fgzg.png
Pembantu RT varynonk.blogspot.com

Biiiiiik, mintaaaaak susuuuuu…..
Biiiiiiik, ambiliiiiiin bajuuuuu….
Masak apa hari ini biiik??...

Jargon-jargon diatas pastilah familiar bagi agan yang mengandalkan profesi ini sebagai manager operasional rumah tangga. Mulai dari bangun bangun tidur dikala sang surya menguap sambil ngucek kotoran mata, hingga mentari kembali ke peraduanya.

Profesi legendaris yang telah berusia ratusan tahun ini akan sangat kita rindukan ketika musim liburan hari raya tiba. Sayur asemnya, telur ceploknya, ayam gorengnya, dan sederet produk dapur yang tak mampu kita membuatnya sesempurnya beliau. Ya beliau juga butuh mudik buat ketemu handai taulan.. Kegembiraan baru muncul kala beliau kembali masuk rumah kita.


Penjual Pulsa

http://1.bp.blogspot.com/-HqOlWgK6Y1Q/VF3JiCEjFxI/AAAAAAAAClY/FqWSslIoelI/s1600/afzv.png
Penjual pulsa via www.pulsa-matic.net
Dikala kita masih setia dengan bentuk HP jadul yang digunakan pangeran Diponegoro untuk bernegosiasi dengan pihak kumpeni, tanpa kemampuan terkoneksi ke suatu perangkat WiFi, pada kondisi ini jumlah pulsa masih menjadi tolok ukur kelancaran suatu hubungan terutama dengan sang pacar..  Telat balas, ngambek..

Bayangkan aja agan menerima sms dari pacar tercinta dan tidak bisa membalas karena keterbatasan pulsa. Akankah hubungan yang ada kandas begitu saja disebabkan persoalan pulsa, kita simak liputanya..(SIL*T version). Pada saat inilah penjual pulsa menjadi pahlawan yang menyelamatkan martabat kita di mata pasangan.. Romantis eh heroik sekali bukan...  BUKAAAANNNN..!!!


Warung Burjo 24 jam (apalagi yang bisa ngutang)

http://3.bp.blogspot.com/-gI5XFsl-x0g/VF3KvIpsN8I/AAAAAAAAClo/FQ1Nwf7xTd4/s1600/sgsg.png
Bagi agan mahasiswa, A’a’ burjo adalah sahabat sejati sepanjang masa. Dikala tempat makan lain tidak berani buka lebih dari jam 10 malam, warung asli Kuningan ini “kuat melayani” pembeli semalam suntuk tanpa obat kuat, hehe.

Dikala perut lapar karena tugas dan laporan praktikum harus diselesaikan dengan sistem SKS, jam makan menjadi tidak teratur. Mahasiswa bisa makan kapan saja mereka lapar dan tidak harus mengikuti jam “makan masyarakat” yang terkesan mainstream.

Jika menurut adat ketimuran, bersantap seyogyanya 3 kali sehari dikala fajar menyingsing, mentari tepat membakar ubun-ubun kita, dan saat senja menutup mata mengakhiri hari. Namun ritme yang dilakukan mahasiswa sangat bertentangan dengan norma tersebut. Mahasiswa tidak jarang merumuskan teori relativitasnya sendiri untuk perkara perut.

Jika mahasiswa yang tak mau dibatasi ini sudah menentukan nasib perutnya sendiri, warung burjo 24 jam selalu membuka pintu lebar-lebar dengan senyum manis selalu menghiasi bibir A’a’ maupun Teteh yang selalu siaga berdiri dibalik meja panjang berhiaskan tempe goreng, bakwan goreng, molen goreng, dan tentu saja bungkusan rokok yang selalu siap dibeli eceran.

“A’ minta nastel satu sama es teh ya…”
“Sama rokok Dj*r*m nya dua…”

Hayoo siapa yang sering gituuu??

*Secara universal seporsi nastel (nasi telur) dibandrol dengan harga kisaran $ 0.8, harga ini sangat jarang terkoyak inflasi meskipun wall street menutup pasar dalam kondisi lesu.


Tukang fotokopi

http://3.bp.blogspot.com/-46y-bqvoV94/VF3KXhLNsfI/AAAAAAAAClg/ehsGX5zKcnQ/s1600/ffzfz.png

Bagi agan yang sedang menempuh tugas akhir pastilah akrab dengan proses jurnalistik yang satu ini. Mesing fotokopi menjadi barang yang berstatus “wanted alive”. Mas-mas atau bapak-bapak operatornya selalu mendapatkan order kelewat batas. Tak jarang beliau ini memperkosa mesin Xerox dan Canon nya demi kita para mahasiswa.. HIDUP MAHASISWA..!!! ....(nyanyi lagu Darah Juang)...

Tahukah agan sekalian, beliau-beliau ini tidak mengharapkan imbalan banyak. Untuk tiap lembaran berharga meskipun berisi data penelitian yang diambil dalam kurun waktu 2 musim hujan, tak lebih dari Rp 2000 perak diminta. Proses penjilidan skripsi, thesis, dan berbagai macam tugas akhir pun bervariasi kursnya, tergantung harga dollar.. yakalik bung..


Teman kos ….

http://4.bp.blogspot.com/-4FqpT6m1fVk/VF3L-t0ULMI/AAAAAAAACl4/fQoZZBjjOOg/s1600/afzvz.png
Teman kos via ulilahsan.wordpress.com
Nah pada nomor ini saya buka kesempatan agan sekalian tuk ikut berbagi pengalaman ihwal bantuan yang telah diterima dari teman kos, apapun bantuanya selama itu dirasa sangat berguna maka ceritakanlah gan…

Meskipun dalam bentuk hutang yang tiap bulan terus bertambah.. hehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar